Showing posts with label Airbus. Show all posts
Showing posts with label Airbus. Show all posts

Wednesday

PT.DIRGANTARA INDONESIA Joint Development NC212i Dengan AIRBUS MILITARY















Jakarta (AFB) - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dengan Airbus Military baru saja melakukan Joint Development untuk pembagunan pesawat NC212i. Hal ini menandakan bahwa PT DI sudah setara dengan Airbus.


"Hari ini kita tandatangan joint development dengan Airbus Military untuk produksi pesawat NC212i," ucap Direktur Utama PT DI Budi Santoso ketika ditemui di The 12th Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA '13), Langkawi, Malaysia.

Dikatakan Budi, penandatanganan tersebut merevisi dari kerjasama pembangunan pesawat yang dulu namanya CASA ini hanya berupa lisensi saat ini menjadi profit sharing. "Jadinya, produksi NC212i ini tidak lagi di Prancis tetapi di Indonesia. 

Dengan produksi di Indonesia kita jauh lebih banyak untung karena akan melibatkan banyak tenaga kerja dalam negeri untuk membuat pesawat. Jadi nantinya Airbus sendiri buat NC212i, PT DI juga buat NC212i dengan spesifikasi yang sama," ujarnya.

Walaupun sama-sama produksi pesawat yang sama, PT DI dengan Airbus Military melakukan pemasaran yang berbeda. "NC 212i buatan PT DI hanya boleh jual di Asia Pasific, kalau Airbus hanya boleh jual di Afrika, Amerika Timur dan Eropa. Tidak bersaing seperti dulu lagi. 

Banyak manfaatnya dan saat ini jika ada yang coba menyerang PT DI sama saja menyerang Airbus, karena kita sudah sejajar," katanya.




Detik.

Thursday

Airbus Gandeng PT Dirgantara Indonesia Produksi A320 Lion Air


AFB - Pemesanan 234 unit Airbus A320 oleh maskapai Lion air membawa berkah bagi PT Dirgantara Indonesia. PT Dirgantara Indonesia sejak 2008 lalu telah menjadi pemasok dan memproduksi hidung dan bagian depan sayap ( engine pylons) berbagai varian A320.

Airbus menyatakan A320 yang diproduksi di Eropa memiliki kontribusi besar dari berbagai pemasok di seluruh dunia. Sedangkan PT Dirgantara Indonesia telah terlibat sebagai salah satu pemasok utama berbagai program Airbus.

"PT Dirgantara Indonesia telah memproduksi suku cadang untuk hidung dan bagian depan sayap A320," kata Juru Bicara Airbus dalam surat elektroniknya.kepada VIVAnews , Kamis 21 Maret 2013.

Selain A320, PT Dirgantara Indonesia juga memproduksi sayap bagian depan A380, pesawat komersil terbesar di dunia saat ini. PT Dirgantara Indonesia juga memproduksi beberapa bagian sayap A350 XWB ( extra wide body) terbaru. Pada 2012 lalu, Airbus juga telah mempercayakan PT DI untuk melakukan frame struktural metalik bagian hidung pesawat A350-1000 yang akan mulai beroperasi pada 2017 mendatang.

"Semua pesawat produksi Lion Air akan dirakit di Eropa dan akan dikirim ke Indonesia melalui fasilitas Airbus di Toulouse dan Hamburg," katanya.

Saat dikonfirmasi, Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Supra Dekanto, menjelaskan PT Dirgantara Indonesia telah memegang kontrak pembuatan bagian sayap A320 sejak 2008 lalu dan berlaku selama 10 tahun. Rata-rata setiap bulannya PT Dirgantara Indonesia memproduksi dan mengirim 12 bagian sayap senilai Rp7 miliar ke Inggris.

"Kontrak untuk A320 dan A380 berlaku selama 10 tahun. Sedangkan kontrak untuk bagian pesawat A350 untuk 300 unit dan itu baru permulaan," katanya.

Ia mengakui maraknya pengguna A320 di Indonesia memberikan dampak positif bagi PT Dirgantara Indonesia. PT Dirgantara Indonesia kebanjiran pesanan dari Airbus untuk membuat bagian sayap dari A320. "Untuk pembuatan sayap A350 baru permulaan, kami berharap akan ada kontrak jangka panjang," katanya.

viva.